Dewi Nur Menyelamatkan Anak Jalanan di Semarang Melalui “Dynamic Learning”

Dewi Nur Cahyaningsih mengenalkan

Dewi Nur Cahyaningsih mengenalkan “Dynamic Learning” untuk mengentaskan anak-anak jalanan di Semarang. Foto: metrosemarang.com/pri

METROSEMARANG.COM – Kesukaannya terhadap anak kecil menjadi langkah awal Dewi Nur Cahyaningsih untuk mendekati anak jalanan di Semarang. Dari ide-ide kreatifnya, dia berusaha memutus mata rantai eksploitasi anak-anak dan mengentaskan mereka dari kehidupan di jalanan.

Sejak duduk di bangku kelas 1 SMA 3 Semarang pada tahun 2011 silam, Dewi pun menggagas koperasi anak jalanan. Langkah itu cukup membuahkan hasil. Melalui koperasi ini diharapkan anak-anak jalanan bisa mandiri dan membuka lapangan kerja sendiri.

Namun, koperasi tersebut belum bisa memutus regenerasi anak jalanan. Hal ini karena pengaruh motif dari orang tua yang memang menyuruh anaknya mencari nafkah di jalanan. Akhirnya, dia menciptakan suatu metode pembelajaran yang diberi nama Dinamyc Learning.

Bagaimana perjuangan Dewi mengentaskan anak-anak jalanan? Berikut petikan wawancaranya. […]

UNDIP Kembangkan `Dynamic Learning` untuk Anak Jalanan

http://cdn0-a.production.images.static6.com/1C8wrjk_f-ZrmVhqcE8PVktRwt4=/640x355/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/902717/big/

Citizen6 Semarang. Anak-anak seharusnya mendapatkan kehidupan yang layak dari orangtuanya,  tinggal di lingkungan sehat, sehingga mereka belajar dan bermain sesuai dengan seharusnya. Namuni tidak semua anak mendapatkan haknya. Anak-anak yang tinggal di lingkungan marjinal yang keras di kelurahan Gunung Brintik, Semarang misalnya.

Sebagian besar anak di wilayah tersebut dieksploitasi oleh orangtuanya untuk bekerja sebagai pengamen dan penjual koran di jalanan. Oleh karena itu, empat mahasiswa Universitas Diponegoro, yaitu Dewi Nur Cahyaningsih, Meriza lestari, M. Aulia Fachrudin dan ahmad sibghatullah bergerak bersama untuk membuat suatu program kreativitas mahasiswa pengabdian masyarakat (PKM-M) Dynamic Learning. […]

Cara Unik Mahasiswi Undip Kurangi Jumlah Anak Jalanan

Cara Unik Mahasiswi Undip Kurangi Jumlah Anak Jalanan

TRIBUNNERS – Semakin tingginya jumlah anak jalanan usia sekolah, mendorong Dewi Nur Cahyaningsih, seorang mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro (UNDIP), membentuk komunitas mengajar yang dinamakan Dynamic Learning.

Dewi mengembangkan komunitas ini bersama beberapa rekannya dari berbagai jurusan di UNDIP.

Bersama dengan timnya, Dewi menciptakan kurikulum belajar mengajar yang dilandaskan, keimanan atau agama, nasionalisme, teknologi, kewirausahan, dan motivasi. Materi pembelajaran dilandaskan pada kurikulum namun disampaikan dalam kemasan yang menarik, seperti melalui permainan atau lagu. Hal itu agar bisa menarik minat anak-anak.  […]

Cara Dewi Nur Cahyaningsih Memutus Mata Rantai Anak Jalanan

Cara Dewi Nur Cahyaningsih Memutus Mata Rantai Anak Jalanan

Cara Dewi Nur Cahyaningsih Memutus Mata Rantai Anak Jalanan

SEMARANG – Dewi Nur Cahyaningsih (22), mahasiswi Semester VIII Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, sudah enam tahun terakhir bergelut dengan persoalan anak jalanan.

Berawal dari penelitian, dia turun langsung berbaur hingga akhirnya jatuh cinta pada bidang yang ditekuni. Dewi akhirnya juga memperoleh fakta, anak-anak jalanan di Kota Semarang khususnya kawasan Tugu Muda, ternyata beregenerasi. Bahkan, ternyata faktor anak-anak turun ke jalan alias menjadi anak jalanan karena disuruh orang tuanya.

“Jadi perlu memutus mata rantainya,” ungkap Dewi saat berbincang dengan KORAN SINDO, di SMA 3 Semarang, Selasa (10/1/2017).

Dia bercerita, awal terjun ke dunia anak jalanan pada 2011. Saat itu juga dalam rangka Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia Bidang IPS Humaniora. […]